"Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian"
"Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan
Pendidikan di Era Kekinian"
Keluarga adalah tempat dimana kita
berkumpul bersama untuk menuangkan segala hal yang kita lakukan dan rasakan
seharian, tempat untuk berbagi pengalaman tentang suka maupun duka. Dari
keluarga kita dapat mendapatkan berbagai hal maupun ilmu yang belum kita
ketahui sebelumnya, dan banyak hal lainnya yang kita dapat peroleh dari dalam
sebuah keluarga. Oleh karena itu, Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan
Pendidikan di Era Kekinian sangat penting. Karena banyak dampak negatif maupun
positif yang dapat dilihat anak-anak dari lingkungan sekitar, yang akan membuat
mereka penasaran untuk ingin mencoba dan merasakan hal tersebut tanpa
memikirkan dampaknya. Maka diperlukannya pendidikan yang ideal agar anak
dapat memilih hal yang positif untuk perkembangannya. Pendidikan adalah proses
pembelajaran, keterampilan yang biasanya turunan dari beberapa generasi yang
pernah mempelajari suatu hal tersebut dengan menjabarkannya dan diturunkan agar
mencapai tujuan dan hasil yang sama. Pendidikan zaman dulu dan zaman kini
sangatlah berbeda karena dulu tidak ada internet.
Namun, kini internet sudah
tersebar luas di seluruh penjuru dunia, sehingga memudahkan semua orang
memperoleh pembelajaran maupun informasi dengan mudah tanpa membuang waktu dan
tenaga. Akan tetapi masih ada daerah terpencil yang tidak mengerti "Apa
itu internet?" dan cara menggunakannya juga mereka tidak mengerti.Sehingga
membuat mereka menjadi "KUDET" ialah kepanjangan dari kurang up date
di Era Kekinian. Semakin begitu canggihnya maka semakin banyak pula
dampak-dampak negatif dan positif yang tidak dapat dipilah oleh anak karena
mereka masih tergolong labil dalam memutuskan untuk melakukan sesuatu hal yang
belum pernah mereka coba. Beberapa dampak positifnya ialah semakin banyak ilmu
yang mereka dapat melalui internet karena sangat mudah untuk menggakses
internet tersebut.
Karena begitu muda menggakses informasi dan ilmu. maka semakin
cepat pula anak tersebut dalam memahami pelajaran yang diajarkan oleh
gurunya karena sebelumnya telah diakses melalui
internet dan mereka juga biasanya disebut “UPDATE” yang artinya mereka selalu
tidak pernah ketinggalan informasi dari internet dan tidak pernah ketinggalan
Gosip ataupun game online yang sangat anak-anak senangi dalam mengisi waktu
luang. Namun, adapula anak yang menyalahgunakan internet untuk bermain game
online dan game yang paling tenar sekarang ialah MOBILE LEGEND. Mobile Legend
adalah game perang untuk mendapatkan suatu hak kekuasaan dan mendapat berbagai
hadiah jika anak tersebut dapat memenangkannya. Namun, bukan hanya anak-anak
saja yang bermain game tersebut, mahasiswa juga sudah memainkannya dan kadang
sampai orangtua juga sampai ikut-ikutan terbawa memaikan game tersebut. Kalau orang
Era kekinian disebut dengan “Kids Zaman now” yang terlalu asyik bermain game
sehingga lupa untuk melakukan aktivitas lainnya.
Kadang adapula yang bertengkar
dikarenakan mobile legend yang membuat persahabatan menjadi renggang. Karena
keasyikan bermain mobile legend dan lupa akan tugas kelompok kampus dan ketika
mereka tidak selesai menyelesaikannya mereka malah saling menyalahkan dan
membuat pertemanan mereka merenggang dan saling tidak enak. Dampak positif yang
paling dirasakan oleh pengganguran dalam ialah hanya dengan media social mereka
bisa menjadi terkenal dan mendapat penawaran kerja menjadi bintang film. Namun,
disamping itu ada juga orang yang membencinya karena sirik yang biasanya
disebut “Netizen”.
Pelibatan Keluarga pada
Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian sangatlah penting karena pada Era
Kekinian sudah sangat jauh berbeda dengan dulu. Jadi, siapapun yang tidak mampu
bersaing maka cepat atau lambat ia akan ketinggalan dan daripada itu sangat
dibutuhkan peran keluarga untuk mendogkrak tinggi kemampuan dan pengetahuan
anak. Berikut ini adalah beberapa masalah yang sering terjadi pada pendidikan
di Era Kekinian.
1.
Kemajuan Teknologi
Kemajuan teknologi pada zaman ini sangatlah pesat sehingga
banyak memberikan dampak pada pendidikan. Pada zaman dulu bila ingin mendaftar
kesekolah ataupun kampus yang anda inginkan haruslah mendaftar kesekolah atau kampus
tersebut secara langsung. Namun, kini bisa kita lakukan dimana saja, karena
pedaftarannya sudahlah secara online. Meskipun semakin mudah, tidak semua orang
atau anak yang yang mengerti mampu untuk mengaplikasikannya khususnya dibidang
internet, karena disebabkan oleh ekonomi rendah ataupun “KUDET”.
2.
Kualitas Guru
Guru adalah pengajar yang fungsinya untuk mempermudah anak
didiknya untuk cepat memahami apa yang mereka pelajari disekolah dengan cepat
tanpa membuat anak didik tersebut binggung dengan penjelasan gurunya tersebut.
Namun, guru yang sekarang bukanlah guru yang seperti guru yang dulu. Guru yang
dulu adalah guru yang memiliki prinsip dan sangat fokus dalam mengajari anak
didiknya agar dapat mengerti dengan materi yang diajarkan dan sangat terbalik
dengan guru yang sekarang hanya bisa menganggap semuanya mudah karena begitu
mudahnya mengakses banyak informasi dan kadang kala sangat menyepelekan bahan
ajar tersebut sehingga membuat guru zaman sekarang malas untuk mengajarkannya
kepada anak didiknya tersebut. Dan pada saat masuk kekelas hanya bisa bercerita
dan bercanda, dan tidak bisa membawa apa-apa pada saat pulang dari sekolah.
Hampir disemua sekolah ada guru yang seperti itu. Sehingga menurunnya tingkat
kemampuan anak didiknya, dan ada juga guru yang tidak bisa menjawab pertanyaan
anak didiknya tentang materi yang diajarkan oleh gurunya padanya sehingga
membuat anak tersebut binggung dan tidak mendapatkan jawaban yang efektif dari
gurunya tersebut.semuanya disebabkan karena guru zaman sekaramg masih kurang
berpengalaman dalam mengajar dan belum memiliki ilmu yang cukup dalam mengajar
sehingga anak didiknya tidak mampu mengerti apa yang diajarkan gurunya
tersebut.
3.
Penindasan (Bullying)
Penindasan atau yang sering disebut bullying adalah
tindakan kekerasan ataupun pemaksaan terhadap orang lain untuk mendapatkan
sesuatu yang berdampak bururk bagi korbannya. Penindasan ini sangat sering terjadi
pada saat ini disekolah sehingga menyebabkan anak tersebut tidak ingin sekolah
karena ia selalu mendapatkan kekerasan dan pelecehan mental sehingga membuat ia
selalu merasa ketakutan dan tidak ingin pergi kesekolah lagi dan membuat
pendidikan anak tersebut menjadi terganggu.
4.
Daerah terpencil
Daerah terpencil adalah salah satu terhambatnya pendidikan
karena jangkauan sekolah yang terlalu jauh dari rumah sehingga terkadang
membuat anak terlambat masuk kesekolah dan membuatnya ketinggalan pelajaran. Dan jalur yang mereka jalani juga
jauh dan belum ada alat transportasi sehingga membuat anak-anak kelelahan saat
tiba disekolah dan semangat belajarnya juga semakin menurun dikarenakan sudah
kelelahan dan membuatnya menjadi ngantuk dan malas untuk belajar.
Jadi, dari beberapa contoh tentang masalah yang sering terjadi pada
pendidikan di Era Kekinian yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka dapat kita
simpulkan bahwa Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era
Kekinian sangatlah penting karena semakin canggihnya teknologi pada masa kini
maka akan semakin sulitnya bersaing jika kita masih kekurangan akan pengetahuan
tersebut. Jadi, keluargalah yang harus memperhatikan anak tersebut, untuk
mencari tahu apa yang dia belum pahami sebelumnya disekolahnya agar segera
diberi les tambahan dirumah. Dan keluarga juga tempat dimana berkumpul dan
saling berbagi cerita tentang apa saja yang kita lakukan dalam sehari diluar
dan dari keluarga dapat menegetahui dan member solusi untuk anak tersebut.
Itulah sebabnya pentingnya pelibatan keluarga dalam pendidikan di Era kekinian. #sahabatkeluarga
Referensi artikel Pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di Era Kekinian.

Post a Comment